Tampilkan postingan dengan label Berita Terkini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Terkini. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Januari 2017

Informasi APBD Provinsi DKI Jakarta 2017

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melayangkan informasi terkait penjelasan umum pembahasan APBD Tahun Anggaran 2017 secara transparansi dan bisa di monitor oleh seluruh lapisan masyarakat yang tentunya melalui media internet. karena informasinya bisa didapat di situs resminya http://www.jakarta.go.id
Sebelum infopintar.com memberikan informasi terkait rancangan APBD 2017, izinkanlah infopintar.com mengajak semuanya untuk lebih mengenal DKI Jakarta, berikut penjelasannya.

Sejarah Jakarta


Jakarta bermula dari sebuah bandar kecil di muara Sungai Ciliwung sekitar 500 tahun silam. Selama berabad-abad kemudian kota bandar ini berkembang menjadi pusat perdagangan internasional yang ramai. Pengetahuan awal mengenai Jakarta terkumpul sedikit melalui berbagai prasasti yang ditemukan di kawasan bandar tersebut. Keterangan mengenai kota Jakarta sampai dengan awal kedatangan para penjelajah Eropa dapat dikatakan sangat sedikit.
Laporan para penulis Eropa abad ke-16 menyebutkan sebuah kota bernama Kalapa, yang tampaknya menjadi bandar utama bagi sebuah kerajaan Hindu bernama Sunda, beribukota Pajajaran, terletak sekitar 40 kilometer di pedalaman, dekat dengan kota Bogor sekarang. Bangsa Portugis merupakan rombongan besar orang-orang Eropa pertama yang datang ke bandar Kalapa. Kota ini kemudian diserang oleh seorang muda usia, bernama Fatahillah, dari sebuah kerajaan yang berdekatan dengan Kalapa. Fatahillah mengubah nama Sunda Kalapa menjadi Jayakarta pada 22 Juni 1527. Tanggal inilah yang kini diperingati sebagai hari lahir kota Jakarta. Orang-orang Belanda datang pada akhir abad ke-16 dan kemudian menguasai Jayakarta.

Nama Jayakarta diganti menjadi Batavia. Keadaan alam Batavia yang berawa-rawa mirip dengan negeri Belanda, tanah air mereka. Mereka pun membangun kanal-kanal untuk melindungi Batavia dari ancaman banjir. Kegiatan pemerintahan kota dipusatkan di sekitar lapangan yang terletak sekitar 500 meter dari bandar. Mereka membangun balai kota yang anggun, yang merupakan kedudukan pusat pemerintahan kota Batavia. Lama-kelamaan kota Batavia berkembang ke arah selatan. Pertumbuhan yang pesat mengakibatkan keadaan lilngkungan cepat rusak, sehingga memaksa penguasa Belanda memindahkan pusat kegiatan pemerintahan ke kawasan yang lebih tinggi letaknya. Wilayah ini dinamakan Weltevreden. Semangat nasionalisme Indonesia di canangkan oleh para mahasiswa di Batavia pada awal abad ke-20.

Sebuah keputusan bersejarah yang dicetuskan pada tahun 1928 yaitu itu Sumpah Pemuda berisi tiga buah butir pernyataan , yaitu bertanah air satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan : Indonesia. Selama masa pendudukan Jepang (1942-1945), nama Batavia diubah lagi menjadi Jakarta. Pada tanggal 17 Agustus 1945 Ir. Soekarno membacakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jakarta dan Sang Saka Merah Putih untuk pertama kalinya dikibarkan. Kedaulatan Indonesia secara resmi diakui pada tahun 1949. Pada saat itu juga Indonesia menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pada tahun 1966, Jakarta memperoleh nama resmi Ibukota Republik Indonesia. Hal ini mendorong laju pembangunan gedung-gedung perkantoran pemerintah dan kedutaan negara sahabat. Perkembangan yang cepat memerlukan sebuah rencana induk untuk mengatur pertumbuhan kota Jakarta. Sejak tahun 1966, Jakarta berkembang dengan mantap menjadi sebuah metropolitan modern. Kekayaan budaya berikut pertumbuhannya yang dinamis merupakan sumbangan penting bagi Jakarta menjadi salah satu metropolitan terkemuka pada abad ke-21.

     * Abad ke-14 bernama Sunda Kelapa sebagai pelabuhan Kerajaan Pajajaran.
     * 22 Juni 1527 oleh Fatahilah, diganti nama menjadi Jayakarta (tanggal tersebut ditetapkan
        sebagai hari jadi kota Jakarta keputusan DPR kota sementara No. 6/D/K/1956).
     * 4 Maret 1621 oleh Belanda untuk pertama kali bentuk pemerintah kota bernama Stad
        Batavia.
     * 1 April 1905 berubah nama menjadi 'Gemeente Batavia'.
     * 8 Januari 1935 berubah nama menjadi Stad Gemeente Batavia.
     * 8 Agustus 1942 oleh Jepang diubah namanya menjadi Jakarta Toko Betsu Shi.
     * September 1945 pemerintah kota Jakarta diberi nama Pemerintah Nasional Kota Jakarta.
     * 20 Februari 1950 dalam masa Pemerintahan. Pre Federal berubah nama menjadi Stad
        Gemeente Batavia.
     * 24 Maret 1950 diganti menjadi Kota Praj'a Jakarta.
     * 18 Januari 1958 kedudukan Jakarta sebagai Daerah swatantra dinamakan Kota Praja
        Djakarta Raya.
     * Tahun 1961 dengan PP No. 2 tahun 1961 jo UU No. 2 PNPS 1961 dibentuk Pemerintah
        Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya.
     * 31 Agustus 1964 dengan UU No. 10 tahun 1964 dinyatakan Daerah Khusus Ibukota
        Jakarta Raya tetap sebagai Ibukota Negara Republik Indonesia dengan nama Jakarta.
     * Tahun1999, melalaui uu no 34 tahun 1999 tentang pemerintah provinsi daerah khusus
        ibukota negara republik Indonesia Jakarta, sebutan pemerintah daerah berubah menjadi
        pemerintah provinsi dki Jakarta, dengan otoniminya tetap berada ditingkat provinsi dan
        bukan pada wilyah kota, selain itu wiolyah dki Jakarta dibagi menjadi 6 ( 5 wilayah
        kotamadya dan satu kabupaten administrative kepulauan seribu)

Undang-undang Nomor 29 tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700) (sumber : http://www.jakarta.go.id/v2/news/2008/01/Sejarah-Jakarta#.WIDFDrmMTIU)

 PERKAMPUNGAN BETAWI ASLI

Para arkeolog telah menandai bahwa Jakarta sebagai suatu pemukiman telah dimulai sejak tahun 4000 SM, berdasarkan penemuan bekas-bekas pemukiman di mulut sungai Ciliwung. Namun pemukiman permanen diperkirakan dimulai pada zaman Kerajaan Tarumanegara pada kurang lebih tahun 450 M di sekitar pelabuhan Sunda Kelapa. Tetapi awal mula perkembangan Jakarta yang dianggap penting dimulai pada abad ke-16 ketika Portugis mulai tertarik pada pelabuhan Sunda Kelapa yang sejak abad ke-12 telah menjadi salah satu pusat perdagangan penting di Nusantara, bahkan di Asia.

Karena daya tarik Jakarta, tahun 1522 Portugis masuk ke Jakarta dan membuat perjanjian dengan raja Pajajaran, antara lain mengijinkan Portugis membangun Benteng di Sunda Kelapa. Pada masa inilah kekuatan urbanisme baru mulai diperkenalkan pada Jakarta yang secara parsti merubah urban lanscape dari suatu kota pantai asli dengan kompleks kraton sebagai unsur penting, menjadi kota yang berwajah "Eropa", melalui berbagai proses perebutan kekuasaan dan lain-lain yang disertai dengan pembangunan benteng dan berbagai fasilitas lainnya di atas lokasi yang menjadi cikal bakal kota Jakarta oleh berbagai pihak yang terlibat dalam proses tersebut.

Proses ini dimulai dengan tidak dapat diterimanya perjanjian tersebut oleh kerajaan Islam Demak yang kemudian menyerang dan menduduki Sunda Kelapa pada tahun 1527 di bawah Fatahillah. Atas kemenangannya ini Fatahillah kemudian menamakan Sunda Kelapa dengan "Jayakarta", yang artinya adalah "kemenangan berjaya". Dan beberapa saat kemudian oleh FatahiIlah Jayakarta dikembangkan di sebelah Barat Sungai Ciliwung sehingga menjadi suatu kota pelabuhan atau kota pantai yang penting. Sementara itu, di sebelah Timur Sungai Ciliwung berkembang pula pemukiman orang-orang Cina yang melakukan aktivitas perdagangan.

Tahun 1617, Belanda mendapat ijin membangun sebuah kantor dagang di atas permukiman Cina. Kesempatan ini juga temyata disalahgunakan untuk membangun benteng yang sangat tidak disukai Jayakarta. Akibatnya Belanda kemudian mendapatkan kesukaran dari Jayakarta yang disokong oleh Banten dan Inggris. Hal ini kemudian menjadi sebab terjadinya permusuhan antara Belanda dengan ketiga kekuatan lainnya tersebut. Walaupun perkembangan Jakarta banyak ditentukan oleh aktivitas orang-orang Belanda dan melahirkan kota yang mirip kota di Belanda, juga tumbuh pemukiman kaum pribumi yang memiliki ciri-ciri tersendiri. Di daerah pantai, merupakan pemukiman nelayan, dan di daerah hinterland (dalam) merupakan pemukiman yang bercirikan desa pertanian/perkebunan. Yang di daerah pantai kebanyakan dihuni orang Jawa, Cina, dan pendatang lainnya; sedangkan yang bagian dalam dihuni oleh orang Sunda, Jawa, dan "Betawi". Pemukiman-pemukiman ini merupakan pemukiman asli yang berbeda dengan pemukiman Belanda.

Pada abad 17-18, Jakarta merupakan kota tempat berimigrasinya orang-orang dari berbagai daerah di Nusantara, seperti dari melayu, Ambon, Bugis, dan Bali. Kedatangan mereka pada umumnya memiliki kaitan dengan kegiatan, perdagangan yang berkembang pesat di Jakarta. Dan mereka membentuk pemukiman menurut latar belakang etnisnya, yang biasanya terdapat di dekat jalur-jalur komunikasi dan pusat-pusat yang dibangun Belanda. Pemukiman-pemukiman ini pun bisa dikategorikan sebagai pemukiman asli karena tumbuh menurut aturan-aturan sendiri dari masing-masing kelompok etnis yang bersangkutan.
Pada masa pemerintahan kolonial Hindia-Belanda, UU membedakan peraturan bagi pemukiman warga Eropa (Bebouwde Kom) dari pemukiman kampung (Inlandsche Gementeen). Selama masa ini terdapat "otonomi" bagi kampung-kampung yang termasuk ke dalam Inlandche Gementeen untuk mengatur pembangunannya sendiri di luar aturan pembangunan kota yang diperuntukkan bagi pemukiman Belanda. Hal ini memberikan kesempatan pada kampung berkembang pesat. Segi negatifnya perkembangan tak terkendali dari sejumlah kampung, sehingga terjadi kampung dengan standar hunian yang sangat rendah dengan kepadatan sangat tinggi, yang umumnya terdapat di daerah pusat kota atau dekat jalur-jalur komunikasi atau pusat-pusat kegiatan yang dibangun Belanda.

Ketika Jepang masuk ke Indonesia, kota Batavia diganti namanya menjadi Jakarta. Pada saat ini baik kota Jakarta maupun kampung-kampung didalamnya telah berkembang cepat. Berdasarkan studi-studi yang telah dilakukan, di Jakarta pada saat ini terdapat tiga (3) tipologi kampung yaitu:
  1. Kampung kota: yang terletak dekat pusat-pusat kegiatan kota yang biasanya berkepadatan sangat tinggi.
  2. Kampung pinggiran: berada di daerah pinggiran kota tetapi masih termasuk ke dalam batas wilayah dan kegiatan kota, berkepadatan antara rendah dan sedang tapi kadang-kadang ada yang tinggi.
  3. Kampung pedesaaan: kebanyakan berada di luar batas wilayah dan kegiatan perkotaan, berkepadatan rendah dan kebanyakan bertumpu pada kegiatan pertanian dan perkebunan.
Banyak kampung-kampung yang termasuk kampung kota dan kampung pinggiran berkembang setelah Belanda menguasai Jakarta. Dan hampir semua pemukiman yang terbentuk berdasar pengelompokan etnis. Sedang kampung-kampung pedesaan yang terdapat di daerah dalam kebanyakan sudah. berdiri sejak sebelum Belanda masuk Jakarta (sebagai contoh Condet). Karenanya, sifat Betawi "asli" dari kampung pedesaan lebih kuat dari kampung pada kedua tipologi lainnya. (sumber : http://www.jakarta.go.id/v2/news/2014/03/perkampungan-betawi-asli#.WIDEsbmMTIU)

Setelah kita membaca sedikit akan sejarah tersebut, setidaknya kita bisa mengenal lebih tentang Jakarta, namun infopintar.com tidak hanya sampai disini menjelaskan prihal Jakarta, karena sekarang infopintar.com akan mengajak semua untuk mengenal BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dimana data ini didapat dari sumber resmi di http://www.jakarta.go.id/v2/bumd/index/
dimana dijabarkan perusahaan yang termasuk data BUMD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta antara lain :

NO BUMD BIDANG
1 PT. RATAX ARMADA BIDANG JASA / UTILITAS
2 PT ASURANSI BANGUNAN ASKRIDA  BIDANG PERDAGANGAN DAN PENINDUSTRIAN
3 PT Bank DKI BIDANG PERDAGANGAN DAN PENINDUSTRIAN
4 BUMI GRAFIKA JAYA BIDANG PERDAGANGAN DAN PENINDUSTRIAN
5 RHEEM INDONESIA BIDANG PERDAGANGAN DAN PENINDUSTRIAN
6 PERUSAHAAN DAERAH DHARMA JAYA BIDANG PERDAGANGAN DAN PENINDUSTRIAN
7 PT. JAYA NUR SUKSES sudah di divestasi dengan No: RSUP-LB taggal 17 Desember 2010 BIDANG PORPERTi
8 Badan Pengelola Taman Hiburan Rakyat Lokasari Provinsi DKI Jakarta BIDANG PORPERTi
9 PD Pembanguan Sarana Jaya BIDANG PORPERTi
10 PT. Pembangunan Jaya BIDANG PORPERTi
11 PT. Jakarta Propertindo BIDANG PORPERTi
12 PT. Kawasan Berikat Nusantara (Persero) BIDANG PORPERTi
13 PT (Pesero) Jakarta Industrial Estate Pulogadung BIDANG PORPERTi
14 PT.Bumi Grafika Jaya sudah divestasi degan no: RSUP-LB tanggal 17 Desember 2010 BIDANG PERDAGANGAN DAN PENINDUSTRIAN
15 PT. Rheem Indonesia sudah di divestasu dengan no: RUPS-LB tanggal 17 Desember 2010 BIDANG PERDAGANGAN DAN PENINDUSTRIAN
16 Perusahaa Daerah Dharma Jaya BIDANG PERDAGANGAN DAN PENINDUSTRIAN
17 Perusahaan Daerah Pasar Jaya BIDANG PERDAGANGAN DAN PENINDUSTRIAN
18 PT. Determinan Indah SUDAH DIVESTASI DENGAN NO : RIPS-LB TANGGAL 17 DESEMBER 2010 BIDANG PERDAGANGAN DAN PENINDUSTRIAN
19 PT.Alakasa Industrindo BIDANG PERDAGANGAN DAN PENINDUSTRIAN
20 PT.Delta Djakarta tbk BIDANG PERDAGANGAN DAN PENINDUSTRIAN
21 PT.Cemai Toka BIDANG PERDAGANGAN DAN PENINDUSTRIAN
22 PT.Food Station Tjipinang Jaya BIDANG PERDAGANGAN DAN PENINDUSTRIAN
23 PT.Jakarta Internasional Expo BIDANG PARIWISATA
24 PT.Grahasari Suryajaya BIDANG PARIWISATA
25 PT.Pakuan Internasional BIDANG PARIWISATA
26 PT.Pembangunan Jaya Ancol (tbk) BIDANG PARIWISATA
27 PT.JAKARTA TOURISINDO BIDANG PARIWISATA
 (Sumber : http://www.jakarta.go.id/v2/bumd/index/)

Dari semua BUMD itu mungkin hanya satu BUMD yang timbul pro kontra dimasyarakat yaitu PT.Delta Djakarta tbk. dimana diketahui Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Punya Saham DI Perusahaan Bir Sejak 1970.Pabrik Anker Bir ini sudah ada dari zaman penjajahan Belanda. Didirikan pada 1932 dengan nama Archipel Brouwerij. Dalam perkembangannya, kepemilikan dari pabrik ini telah mengalami beberapa kali perubahan sehingga berbentuk PT Delta Djakarta pada 1970. Pemprov DKI dapat kepemilikan saham. Delta Djakarta didirikan dalam rangka Undang-Undang Penanaman Modal Asing No. 1/1967 yang telah diubah dengan UU No. 11/1970 berdasarkan akta No.35 tertanggal 15 Juni 1970 dari Abdul Latief, SH, notaris publik di Jakarta. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No.J.A.5/75/9 tertanggal 26 April 1971. Perusahaan dan pabrik Delta Djakarta berlokasi di Jalan Inspeksi Tarum Barat, Bekasi Timur, Jawa Barat. Aneka produk bir pilsener dan bir hitam dihasilkan di sini, antara lain dengan merek Anker, Carlsberg, San Miguel, San Mig Light, dan Kuda Putih.
Selain minuman beralkohol, perseroan juga memproduksi dan menjual produk minuman non-alkohol dengan merek Sodaku. Penjualannya juga sudah merambah ke luar negeri. Menurut kutipan dari detik finance (https://finance.detik.com/bursa-valas/2883542/pemprov-dki-punya-saham-di-perusahaan-bir-sejak-1970?f991104topnews=)


Pengertian APBD ?

APBD adalah rencana keuangan tahunan daerah yang dibahas dan disetujui bersama oleh Pemerintah Daerah dan DPRD, dan ditetapkan dengan Peraturan Daerah (Permendagri No.13 Tahun 2006). Dengan demikian APBD merupakan alat/wadah untuk menampung berbagai kepentingan publik yang diwujudkan melalui berbagai kegiatan dan program dimana pada saat tertentu manfaatnya benar-benar akan dirasakan oleh masyarakat.

Menurut Menteri Negara Otonomi Daerah RI dan PAU-SE UGM, APBD pada hakikatnya merupakan instrumen kebijakan yang dipakai sebagai alat untuk meningkatkan pelayanan umum dan kesejahteraan masyarakat di daerah. Oleh kerena itu, DPRD dan pemerintah daerah harus selalu berupaya secara nyata dan terstruktur untuk menghasilkan suatu APBD yang dapat mencerminkan kebutuhan riil masyarakat atas dasar potensi masing-masing daerah serta dapat memenuhi tuntuta n terciptanya anggaran daerah yang berorientasikan kepentingan dan akuntabilitas publik. Suatu anggaran yang telah direncanakan dengan baik, sehingga baik tujuan maupun sasaran akan dapat tercapai secara berdayagunan dan berhasil guna.

Sementara itu Mardiasmo (2002:11) mengatakan, bahwa salah satu aspek penting dari pemerintah daerah yang harus diatur secara hati-hati adalah masalah pengelolaan keuangan dan anggaran daerah. Anggaran daerah yang tercermin dalam APBD merupakan instrumen kebijakan utama bagi pemerintah daerah, menduduki porsi sentral dalam upaya pengembangan kapabilitas dan efektivitas pemerintah daerah. Anggaran daerah seharusnya digunakan sebagai alat untuk menentukan besarnya pendapatan dan belanja, alat bantu pengambilan putusan dan perencanaan pembangunan serta alat otoritas pengeluaran di masa yang akan datang dan ukuran standar untuk mengevaluasi kinerja serta alat koordinasi bagi smeua aktivitas pada berbagai unit kerja.
Jenis-jenis APBD
Pasal 79 Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 jo pasal 3 dan 4 Undang-undang Nomor 25 Tahun 1999 jo Pasal 157 Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 menyatakan, bahwa sumber pendapatan/penerimaan daerah terdiri atas:
Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah.
Dana Perimabangan, yang terdiri dari dana bagi hasil pajak, dana bagi hasilb bukan pajak, dana alokasi umum (DAU), dan dana alokasi khusus (DAK).
Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah.
Selanjutnya sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 105 Tahun 2000 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dikatakan, bahwa pendapatan daerah adalah hak pemerintah daerah yang diakui sebagai penambah nilai kekayaan bersih.  Penerimaan daerah adalah uang yang masuk ke daerah dalam periode tahun anggaran tertentu. Lebih lanjut dikatakan, bahwa jumlah pendapatan yang dianggarkan dalam APBD merupakan perkiraan yang terukur secara rasional dan dapat dicapai untuk setiap sumber pendapatan.

Undang-undang Nomor 25 Tahun 1999 Pasal 21 menyatakan, bahwa anggaran pengeluaran dalam APBD tidak boleh melebihi anggaran penerimaan. Didalam penjelasan pasalnya, bahwa daerah tidak boleh melebihi anggaran penerimaan. Didalan penjelasan pasalnya, bahwa daerah tidak boleh mengganggarkan pengeluaran tanpa kepastian terlebih dahulu mengenai ketersedian sumber pembiayaannya dan mendorong daerah untuk meningkatkan efisiensi pengeluarannya. Sejalan dengan itu Peraturan Pemerintah Nomor 105 Tahun 2000 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah menyatakan, bahwa jumlah belanja yang dianggarkan dalam APBD merupakan batas tertinggi untuk setiap jenis belanja.
Fungsi APBD
Peraturan menteri dalam Negeri No: 13 Tahun 2006 menyebutkan bahwa APBD memiliki beberapa fungsi sebagai berikut:
Fungsi otorisasi. Anggaran daerah menjadi dasar untuk melaksanakan pendapatan dan belanja daerah pada tahun bersangkutan
Fungsi perencanaan. Anggaran daerah menjadi pedoman bagi manajemen dalam merencanakan kegiatan pada tahun yang bersangkutan.
Fungsi pengawasan. Anggaran daerah menjadi pedoman untuk menilai apakah kegiatan penyelenggaraan pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.
Fungsi alokasi. Anggaran daerah harus diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja atau mengurangi pengangguran dan pemborosan sumber daya, serta meningkatkan efesiensi efektifitas perekonomian.
Fungsi distribusi. Anggaran daerah harus memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan.
Fungsi stabilitasi. Anggaran daerah menjadi alat untuk memelihara dan mengupayakan keseimbangan fundamental perekonomian daerah. (Sumber : http://www.kajianpustaka.com/2015/02/pengertian-dan-fungsi-apbd.html)



D. Penetapan APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2017 


1. Ringkasan APBD
Total APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2017 yang telah ditetapkan melalui Pera-turan Daerah Nomor 6 Tahun 2016 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017 dan Peraturan Gubernur Nomor 407 Tahun 2016 tentang Penjab-aran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017, sebesar Rp.70,19 Triliun, dengan rincian sebagai berikut :
Pendapatan Daerah sebesar 62,46 Triliun, terdiri dari :
1) Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp.41,48 Triliun, meliputi :

Pajak Daerah sebesar Rp.35,23 Triliun
Retribusi Daerah sebesar Rp.677,88 Miliar
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan sebesar Rp.453,33 Miliar 
Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah sebesar Rp.5,12 Triliun 

2) Dana Perimbangan sebesar Rp.18,77 Triliun, meliputi :

 Dana Bagi Hasil sebesar Rp.15,62 Triliun
 Dana Alokasi Khusus Non Fisik sebesar Rp.3,14 Triliun

3) Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp.2,20 Triliun, yang seluruhnya be-rasal dari Pendapatan hibah;
b) Belanja Daerah sebesar Rp.63,61 Triliun, terdiri dari :
1) Belanja Tidak Langsung sebesar Rp.28,05 Triliun, meliputi :
Belanja Pegawai sebesar Rp.20,14 Triliun
Belanja Bunga sebesar Rp.49,22 Miliar
Belanja Subsidi sebesar Rp.3,23 Triliun      
Belanja Hibah sebesar Rp.1,45 Triliun        
Belanja Bantuan Sosial sebesar Rp.2,49 Triliun
Belanja Bantuan Keuangan sebesar Rp.348,80 Miliar      
Belanja Tidak Terduga sebesar Rp.325,48 Miliar      

2) Belanja Langsung sebesar Rp.35,55 Triliun, meliputi :
Belanja Pegawai sebesar Rp.3,06 Triliun      
Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp.16,60 Triliun      
Belanja Modal sebesar Rp.15,88 Triliun       
 c) Pembiayaan Daerah sebesar Rp.1,14 Triliun, terdiri dari :
1) Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp.7,72 Triliun, meliputi :

SiLPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) sebesar Rp.5,70 Triliun
Pinjaman Daerah : MRT sebesar Rp.2,02 Triliun
 2) Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp.6,57 Triliun, meliputi :

Penyertaan Modal Daerah sebesar Rp.6,56 Triliun
Pembayaran Utang Pokok sebesar Rp.17,19 Miliar
 2. Komposisi Belanja Paling Besar
     Komposisi alokasi belanja dan pembiayaan pada APBD Tahun Anggaran 2017 paling besar adalah: 


Anggaran Pendidikan sebesar Rp.17,49 Triliun atau 27,51 persen dari total Belanja APBD (meliputi BL dan BTL)
Anggaran Penanggulangan Kemacetan Lalu Lintas sebesar Rp.12,73 Triliun atau 18,15 persen dari total APBD (meliputi BL, BTL dan Pembiayaan)
Anggaran Kesehatan sebesar Rp.8,27 Triliun atau 13,00 persen dari total belanja APBD (meliputi BL dan BTL)
Anggaran Rusun dan Fasilitas Pendukung sebesar Rp.4,66 Triliun atau 7,33 persen dari total belanja APBD (BL)
Anggaran Penanggulangan Banjir sebesar Rp.3,12 Triliun atau sebesar 4,91 persen dari total Belanja APBD (BL)
Anggaran Penanganan Kebersihan dan Sampah sebesar Rp.2,98 Triliun atau 4,69 per-sen dari total Belanja APBD (BL) 
(Sumber : http://www.jakarta.go.id/v2/news/category/apbd-2017)
Link Untuk Download File Informasi APBD 2017 : http://www.jakarta.go.id/v2/news/2017/01/informasi-apbd-2017#.WIDWprmMTIU


Demikian yang bisa infopintar.com sampaikan untuk kesempatan kali ini, tunggu update terkininya dengan ikuti terus seputar beragam informasi yang kaya akan manfaat di www.infopintar.com

Atas segenap perhatiannya, infopintar.com ucapakan banyak terima kasih.

Minggu, 15 Januari 2017

Penyebab Mobil Mogok, Kelistrikan Mobil Mati dan Cara Memperbaikinya

 

Kelistrikan mobil adalah faktor utama yang harus diperhatikan setiap service mobile atau TuneUP dibengkel, atau pada setiap saat kita melakukan kontak on dengan kunci mobil, dan pada saat membuka kap mobil.
karena dengan begitu kita bisa mengetahui sumber kelistrikan pada mobil kita apakah masih layak atau harus sudah di ganti. Banyak orang telah mengalami stress mendadak, ketika pada saat kunci mobil dikontakan posisi on, indikator-indikator seperti spedometer, bensin, aki dll tidak berfungsi alias mati, dan saat di Stater tidak ada reaksi apa-apa. dengan begitu rasa cemas akan ada di pikiran kita, terlebih lagi mungkin ada schedule yang harus segera berangkat atau pergi. pada kesempatan kali ini infopintar.com ingin memeberikan sedikit informasi, agar bisa membatu memperbaiki permasalahan tersebut.
hal yang harus kita cari tahu pertama adalah :
  1. Mengapa Mobil Mogok?  Penyebab kendaraan mobil mogok, ada terdiri dari berbagai faktor diantaranya :

    a. Arus listrik ke terminal plus koil turun

    Penyebab utama dan kerap terjadi pada mobil yang telah berumur lima tahun ke atas adalah tegangan arus listrik ke koil yang merosot drastis. Akibatnya, proses pembakaran tidak terjadi karena pemantik api (ignition) tidak mendapatkan aliran listrik.
    Cara untuk mendeteksi masalah ini cukup gampang, yaitu periksa kabel distributor dan tempelkan ke bodi mobil kemudian starter mobil. Bila terdapat percikan api, berarti arus listrik masih ada. Begitu pun sebaliknya.
    Bila tidak terdapat arus listrik maka periksalah sambungan kabel, untuk memastikan apakah ada kabel yang tidak tersambung dengan baik. Bila sambungan kabel ternyata tidak bermasalah berarti koil atau platina yang rusak atau kotor.

    b. Arus listrik aki lemah

    Arus listrik aki yang lemah bisa dikarenakan beberapa hal, yaitu karena kabel di terminal plus atau minus aki yang kendur, alternator atau dynamo ampere yang aus, serta aki yang telah habis masa pakainya.
    Bila Anda menduga bahwa aki yang bermasalah, maka langkah pendeteksian pertama yang wajib Anda lakukan adalah memeriksa pemasangan kabel di terminal aki. Pastikan apakah kabel tersebut telah terpasang baik atau tidak.
    Bila ternyata kendur, maka segera kencangkan. Sebelumnya, bersihkan dulu terminal tersebut dengan menggunakan kertas amplas atau (bila Anda membawa sikat gigi) sikat hingga bersih.
    Jangan lupa periksa air aki apakah volumenya cukup. Segera tambah jika kurang dari takaran.
    Namun, bila aki sudah aus karena masa pakai telah habis, maka mau tidak mau Anda harus menggantinya.

    c. Alternator aus

    Peranti ini berfungsi untuk mengisi arus listrik ke aki. Oleh karena itu, bila alternator rusak maka aki akan kehabisan cadangan listrik dan mengakibatkan mobil mogok.
    Beberapa masalah yang kerap terjadi di alternator adalah :

    d. Gulungan kawat tembaga putus

    Beberapa kerusakan yang kerap terjadi di perangkat ini antara lain, putusnya gulungan kawat tembaga. Meski hanya satu di antara beberapa gulungan, hal itu akan mengganggu arus listrik.

    e. Diode putus

    Biasanya terdapat enam diode di alternator. Meski hanya satu diode yang bermasalah, itu sudah cukup membuat mesin mobil sulit sekali dinyalakan.

    f. Kabel berkarat

    Kabel pengisian listrik dari alternator ke aki sangat rentan berkarat. Maklum, letak alternator yang ada di bagian bawah dari mesin sangat rawan terkena kotoran dan air, akibatnya kabel menjadi getas atau korosi.
    Bila itu terjadi, maka aliran listrik ke aki tidak maksimal dan mobil pun berpotensi mogok.

    g. Karburator bermasalah

    Penyebab mobil mogok lainnya yang kerap dialami pengguna mobil adalah karburator yang bermasalah (bagi mobil yang masih menggunakan karburator). Pada umumnya, masalah yang terjadi adalah semburan bahan bakar yang terlalu sedikit. Walhasil proses pembakaran tidak sempurna dan mesin sulit dihidupkan.

    “Ada dua hal yang menyebabkan karburator tidak bisa menyemburkan bahan bakar secara optimal, yaitu setelan klep yang terlalu rapat atau kotor,”
    Cara untuk mendeteksi masalah itu cukup gampang. Lepas selang bahan bakar kemudian masukan ujungnya ke botol. Kemudian starter mobil. Bila bahan bakar masih mengalir, berarti bahan bakar masih berfungsi baik, dan sebaliknya.

    h. Switcher starter aus

    Peranti itu memang terlihat sepele dan kerap tidak disadari oleh pengguna atau pemilik mobil. Padahal, kemungkinan terjadinya kerusakan pada peranti ini sangat besar. Maklum, switcher paling kerap digunakan yaitu di saat pengguna mobil mulai mengaktifkan atau mematikan mesin kendaraannya.
    Pada umumnya, kerusakan terjadi pada kabel yang renggang, logam kontaktor plus minus untuk menyambungkan arus listrik sudah aus sehingga tidak tersambung. Bila Anda mengalaminya segera ganti.
    Namun bila Anda mengalaminya di tengah perjalanan yang sepi dan jauh dari keramaian, maka langkah darurat adalah menyambung kabel plus dan minus starter. Caranya gunakan peniti atau kawat kecil yang tajam, kemudian sambung kedua kabel dengan peniti atau kawat kecil tersebut.
    sumbser : http://www.tempo.co/read/news/2011/05/08/123332988/Ini-Cara-Mendeteksi-dan-Mengatasi-Mobil-Mogok

  2. Kelistrikan Mobil Mati ? Unsur sumber utamanya terletak pada AKI, kita lihat Indicator Aki yang teletas pada bagian TOP/Atas Aki, disana terlihat warna indicator aki yang memilki penjelasan tertentu, sebagai berikut :
          a. Berwarna Biru, Berarti Kondisi Aki Masih bagus dan baik
          b. Berwarna Putih, Berarti kekosongan Setrum atau Sangat kurang kualitas setrumnya
          c. Berwarna Merah, Berarti Aki sudah harus di ganti, rusak (pada beberaka socket didalamnya)
              Sebetulnya Aki yang kita miliki tersebut masih bisa diperbaiki walaupun rusak atau ber warna  merah sekalipun, namun infopintar.com menyarankan sebaiknya segera diganti, kaerna umumnya batas wajar pemakaian Aki 2th, klo sudah melebihi itu sebaiknya cepat-cepat beli serep barunya. tapi  disini infopintar.com akan memberikan tips bermanfaat agar Aki yang kita miliki masih layak digunakan dengan melakukan service kecil pada Aki tersebut, tetapi mungkin umur aki tersebut hanya bisa untuk 1-2 bulan saja (tergantung penggunaan), dikhawatirkan takutnya merepotkan lebih baik sudah dipersiapkan cadangannya.

Tips cara memperbaiki Aki ?
1. Jika kita awam terhadap listrik?, sebaiknya segera cari diwilayah sekitar tempat bisa setrum Aki, setelah ketemu minta di test dengan alat multitester, apakah aki tersebut kosong setrum atau ada sedikit setrumnya. jika tidak ada, minta di isi air Zuur / Aki Sir (larutan asam sulfat (H2SO4). Larutan ini mengandung elektrolit sehingga mampu mengikat setrum. tetapi apabila untuk di Aki Kering cukup teteskan 1cm saja di jarum suntik. setelah itu segera Setrum Aki tersebut dan tunggu sekitar 1 jam, setelah itu test kembali dengan multi tester, jika sudah cukup (walaupun indicator masih putih, biarkan saja), selanjutnya pasang kembali ke mobil, dan pastikan kutub negatif dan positifnya sesuai (tidak boleh salah), klo sudah pastikan semua player atau ac jangan difungsikan dahulu, karena kita harus melakukan starter mesin, ketika mendapat stater pastikan mobil di langsamkan gasnya dan jangan menyalakan apapun (termasuk lampu, jika malam), tunggu hingga sekitar 15 sampai 20 menit (karena proses ini dilakukan agar aki bisa di charge ulang dengan tenaga dinamo mesin), setelah itu lihat indikator pada Aki, karena seharusnya sudah berubah kembali menjadi berwarna Biru.
2. Jika tidak ada toko aki, setrum aki, sebaiknya segera mencari bantuan pada kendaraan yang melintas, dan pinjam akinya untuk proses stater saja (atau di numpang charging). atau jika tidak ada mobil yang mau menolong, segera minta orang sekitar untuk proses dorong, dan nanti sambil di stater mobilnya (karena proses dorong bisa menghidupkan mobil).


Tindakan Darurat :

Untuk system pengapian, lepas salah satu kabel busi dan dekatkan ke mesin. Hidupkan mesin dan perhatikan apakah ada loncatan bunga api dari kabel tegangan tinggi. Bila tak ada atau kecil sama sekali, berarti ada gangguan di system pengapian. Bila api yang dihasilkan cukup besar gangguan bukan berasal dari situ.

Untuk mengecek sampai tidaknya bahan bakar ke silinder bisa dilakukan beberapa cara. Pada mobil berkarburator, periksa aliran bensinnya dengan melepas slang bahan bakar menuju karburator. Atau dengan mengintip gelas atau mangkuk pada komponen pengabut bensin atau karburator itu untuk melihat jumlah bensin di dalamnya. Bila terisi berarti bensin masih mengalir dan kesampingkan sumbatan alirannya.

Pada mobil berinjeksi bahan bakar, selain memeriksa slang saluran bahan bakar menuju injector, cek bensin yang lewat nipel pada saluran bahan bakar.
Sumber : http://www.oto.co.id/infootomotif/tips_detail.asp?ContentID=OTO2307052000128-132248

Tips Mengatasi Mobil Mogok

Sebagai seorang yang mengemudikan mobil, pastinya Anda pernah merasakan salah satu kejadian paling tidak mengenakkan yang pernah dialami seorang pengemudi mobil yaitu mogok. Kejadian tersebut pastinya sangat menyebalkan, terutama bila Anda sedang diburu waktu untuk bisa segera sampai di suatu tempat.

Ditambah kenyataan bahwa Anda kurang paham mengenai seluk-beluk mesin, komplit sudah penderitaan.Untuk mengatasinya (terutama bagi Anda yang tidak mengerti mesin mobil), ada tips-tips singkat yang mungkin bisa dilaksanakan. Siapa tahu, dengan pengetahuan baru ini, kerusakan yang dialami mobil tidak parah dan masih bisa diakali supaya bisa jalan sampai ke bengkel terdekat. Lagipula, Anda tentunya tidak ingin mobil kesayangan (atau mungkin satu-satunya) ditaruh di sebuah tempat yang asing bukan? Berikut kiat-kiatnya:

1. Periksa power listrik di koil apakah tersambung atau tidak
2. Lihat distributor dan tempel ke bodi mobil, kemudian starter mobil mengecek ada power/percikan listrik atau tidak.
3. Bila tidak ada, periksa bagian platina apakah kotor/tidak.
4. Ulangi langkah kedua, kalau ada pengapian berarti mobil siap jalan.
5. Bila masih juga mogok coba cek bahan bakar. Ambil botol, masukkan selang bensin ke botol lalu starter mobil. Kalau bensin keluar, berarti bahan bakar masih berfungsi baik.
6. Bila tidak keluar, berarti pompa/saringan bensin kotor. Kalau sudah begini tidak bisa lain, telepon bengkel langganan supaya mobil Anda bisa diderek dan diperbaiki

Tips Menghadapi Over Heat

Saat asyik berkendaraan terkadang mobil sukar diajak kompromi. Terlebih jika masalahnya ternyata terletak pada mesin yang “over heat”. Dua dintara penyebab over heat yakni radiator bocor atau mungkin sistem pendingin mesin yang tidak bekerja optimal/ rusak. Untuk kendala kedua yang disebutkan ada satu tips yang dapat Anda lakukan. Minimal mobil Anda dapat bergerak hingga mencapai bengkel terdekat.

Tips :
1. Bukalah penutup mesin mobil Anda dan putuskan kabel penghubung kondensor AC.
2. Kabel kondensor AC yang telah terputus bisa Anda hubungkan dengan kabel kondensor mesin.
3. Saat segalanya terpasang, maka Anda jangan lupa untuk melepas magnit kompresor. Kabel ini biasanya terletak tak jauh dari kompesor ac.
4. Setelah semuanya selesai dihubungkan, maka Anda tinggal menyalakan mesin berikut ac.

Mobil Sulit Dihidupkan, Bagaimana Mengatasinya?

Sulit di-starter atau mesin tidak mau hidup kerap menjadi masalah tersendiri bagi mobil pribadi seseorang, apalagi bila ternyata si pemiliknya sama sekali tidak mengerti bagaimana merawat mobil. Jangan sampai Anda menjadi salah satu diantara mereka yang buta teknologi, sebab mati mesin tak jarang terjadi di saat Anda sama sekali tidak mengharapkannya (misalnya menjelang rapat penting). Untuk itu, simak tips-tips berikut ini.Hal pertama yang perlu diketahui adalah sistem kelistrikan mobil, konvensional ataukah mobil modern yang sudah menggunakan CDI (dalam arti serba elektronik). Bila mobil Anda telah menggunakan sistem serba elektronik, jangan berusaha untuk membetulkannya secara manual karena sistem ini membutuhkan ahli mekanik yang handal serta peralatan yang hanya ada di bengkel-bengkel mobil.Biasanya ada dua hal yang menjadi penyebab mobil tidak bisa di-starter, pertama adalah karena aki yang sudah dalam kondisi kurang bagus sistem kelistrikannya. Kedua adalah karena supply listrik pada dinamo pada sistem pengapian konvensional. Platina mungkin sudah tidak baik. Kalo teknologi yang lebih maju, mungkin karena CDI. Kalou udah masalah CDI, perluke bengkel karena udah rumit dan sulit ditangani sendiri. Di permukaan atas dari aki ada indikator yang menunjukkan kondisi terakhir dari aki. Bisa nunjukkin kondisi aki bagus/rusak, atau air aki kosong.Kalo udah diperiksa tapi mobil masih tidak bisa dihidupkan, hal itu bisa jadi disebabkan karena platina dan kondensor. Masalah biasanya pada plat yang terdapat di platina. Kalo tonjolannya sudah kusam berarti berarti tidak bisa menangkap percikan listrik. Supaya platina bisa kembali berfungsi dengan baik, gunakan amplas untuk menghapus debu/flek yang menempel. Bila sudah selesai, pasang kembali pada posisi semula. Platina yang telah dibersihkan biasanya akan mampu memancing percikan api sehingga kembali besar, Bila tidak, berarti platina sudah tidak bisa dipakai dan harus diganti.Langkah berikutnya adalah melakukan pemeriksaan boks sekring. Perhatikan apakah sekring yang telah terpasang masih utuh atau tidak. Kalau kawat sambungannya sudah putus, berarti sekring sudah harus diganti. Untuk keadaan darurat, Anda bisa memakai kawat atau serabut kabel untuk dipasang sementara pada sekring tersebut. Hal ini tidak direkomendasikan sebagai solusi permanen, karena itu ganti secepatnya dengan membawa mobil ke bengkel.

Hal terakhir yang biasa menjadi biang keladi mesin mobil tidak bisa di-starter adalah karena suplai bahan bakar/udara yang kurang pada sistem karburator (dalam hal ini berarti saringan karburator kotor). Periksa saringannya, cabut filter-nya dan bersihkan dengan kuas atau sikat gigi. Jangan gunakan alat pemanas seperti hair-dryer dan sejenisnya, karena hal tersebut bisa merusak dinding saringan udara.Bila semuanya sudah dilakukan dan tidak ada perkembangan, tidak bisa tidak, bawalah mobil Anda ke bengkel terdekat. Jangan-jangan, kerusakan bukan hanya pada aki atau platina Anda.


Demikian yang bisa infopintar.com sampaikan untuk kesempatan kali ini, tunggu update terkininya dengan ikuti terus seputar beragam informasi yang kaya akan manfaat di www.infopintar.com

Atas segenap perhatiannya, infopintar.com ucapakan banyak terima kasih.

Kamis, 12 Januari 2017

Lebih Berharga KTP Kota Tangerang Daripada Kartu BPJS


Pemerintah kota Tangerang memberikan fasilitas jaminan kesehatan gratis buat seluruh warganya, hanya cukup dengan KTP (Kartu Tanda Penduduk) saja, warga bisa mendapatkan layanan kesehatan secara cuma-cuma (Gratis) di RSUD (Rumah sakit daerah). Sungguh sangat senang seluruh warganya karena semua lapisan masyarakat Tangerang baik golongan bawah ataupun golongan atas sekalipun semua sama, semua sama mendapatkan layanan gratis.Warga menjadi bangga atas KTP nya, bukan hanya sekedar kartu pengenal, juga bukan sekedar kartu pengisi dompet, tetapi lebih dari itu mungkin bisa diibaratkan memiliki KTP Tangerang sama halnya dengan menyimpan berlian.

Kota Tangerang ?
BHAKTI KARYA ADHI KERTARAHARJA Artinya adalah Semangat pengabdian dalam bentuk karya pembangunan untuk kebesaran negeri dan kemakmuran serta kesejahteraan wilayah.


Kota Tangerang adalah sebuah kota yang terletak di Tatar Pasundan Provinsi Banten, Indonesia. Kota ini terletak tepat di sebelah barat ibu kota negara Indonesia, Jakarta. Kota Tangerang berbatasan dengan Kabupaten Tangerang di sebelah utara dan barat, Kota Tangerang Selatan di sebelah selatan, serta Daerah Khusus Ibukota Jakarta di sebelah timur. Tangerang merupakan kota terbesar di Provinsi Banten serta ketiga terbesar di kawasan Jabodetabek setelah Jakarta dan Bekasi di provinsi Jawa Barat.

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Tangerang


Berikut infopintar.com memberikan kutipan nya dari sumber media :http://www.bantenhits.com/metropolitan/42275/pelayanan-kesehatan-gratis-pemkot-tangerang-sempurnakan-jaminan-sosial-nasional


Pemerintah Kota Tangerang‎ memiliki salah satu program unggulan, yakni pelayanan kesehatan gratis untuk seluruh rawat jalan dan rawat inap di kelas III. Syaratnya tidak sulit, masyarakat hanya cukup menunjukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) sebagai bukti warga Kota Tangerang.
Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Said Endra Wiyanto,‎ program pelayanan kesehatan gratis di Kota Tangerang ini merupakan penyempurnaan dari Program Kartu Multiguna bidang kesehatan yang telah diselenggarakan sejak 2008. Program ini merupakan upaya Pemkot Tangerang dalam bidang peningkatan pelayanan kesehatan yang menunjang ke seluruh masyarakat.

Program ini juga sejalan dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Kesehatan RI Nomor 125/Menkes/SK/II/2008 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Masyarakat. SK Tersebut menitikberatkan agar pemerintah daerah berpartisipasi dalam mengakomodir masyarakat miskin yang tidak masuk dalam program Jamksesmas.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional yang pada tahapan awal kepesertaannya dimulai pada 1 Januari 2014, dibentuk Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) yang mampu menyinkronkan penyelenggaraan berbagai bentuk jaminan seperti PT Askes, Asabri, Jamsostek, Jamkesmas dan lain-lain.

Guna mewujudkan cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada tahun 2019, salah satu langkah strategis yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) adalah melakukan integrasi Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Program tersebut dikelola Pemda ke dalam sistem JKN yang dikelola BPJS Kesehatan.

"JKN dilaksanakan sesuai Undang-undang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan peraturan pelakana lainnya dan itu belum mencakup masyarakat miskin yang saat ini dibiayai daerah," jelas Said.

Program Jamkesmas kata Said, merupakan program kesehatan yang diharapkan dapat menjaga masyarakat agar tetap sehat dan produktif. Program ini juga melindungi pesertanya dari pengeluaran biaya kesehatan yang bisa berdampak kepada keuangan dan mempengaruhi mata rantai kemiskinan. Sasaran Jamkesmas adalah masyarakat miskin dan tidak mampu yang tidak memiliki jaminan kesehatan lainnya.

"Kepesertaan Jamkesmas punya masa berlaku sejak ditetapkannya pengguna karti Jamkesmas oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sampai ditetapkannya pengguna kartu yang baru. Artinya, kartu yang lama akan tidak berlaku," ujarnya.

Dalam Program tersebut (Jamkesmas-red), Said menerangkan bahwa tidak semua masyarakat memiliki jaminan kesehatan. Pasalnya, daftar kuota berasal dari Pemerintah Pusat. Dengan program Jamkesmas yang hanya mengakomodir sebagian masyarakat dengan berbagai syarat dan ketentuan, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menginisiasi program kesehatan untuk masyarakat yang tidak terdaftar dalam Jamkesmas dan Jaminan Kesehatan lain bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Kartu Multiguna adalah sistem jaminan pembiayaan bagi miskin dan rentan di Kota Tangerang. Sistem ini bertujuan memberikan akses pelayanan kesehatan seluruh masyarakat sangat miskin, miskin dan mendekati miskin. Pasien dengan kategori penyakit apapun akan mendapat pelayanan kesehatan dengan syarat memiliki Kartu Multiguna," jelas Said.

Namun lanjut Said, seiring perjalanannya pada tahun 2012, Pemkot Tangerang tak lagi menggunakan Kartu Multigunana dikarenakan berbagai kendala. Misalnya, perbedaan kategori/indikator masyarakat miskin versi BPS dan Bappenas membuat adanya perbedaan sasaran masyarakat miskin yang mengharuskan adanya penerbitan SK baru bagi peserta baru.

"Hampir setiap bulan Wali Kota mengeluarkan SK karena ada masyarakat miskin dengan kategori lain sehingga banyak masalah lain yang muncul dan tidak efisen juga dari sistem anggaran," ucapnya.

Dengan berbagai kendala tersebut, Pemkot Tangerang kemudian menghapus Kartu Multiguna di bidang kesehatan dan menggantinya dengan pelayanan kesehatan gratis untuk seluruh rawat jalan dan rawat inap di kelas III.(ADVERTORIAL)

Jadi patut berbanggalah warga, jakalau memiliki para pemimpin pemimpin yang merealisasikan dengan tindakan nyata kepada warganya, serta merealisasikan dari visi yang dibuatnya. karena sesungguhnya kebaikan akan bisa dirasakan apabila berwujud. mungkin itu yang bisa infopintar.com berikan sedikit analisanya.



Demikian yang bisa infopintar.com berikan, ikuti terus informasi terkini lagi dari infopintar.com dan semoga apa yang infopintar.com sampaikan dapat bermanfaat untuk semuanya.
Terima kasih



Artikel Pilihan